Kamis, 01 Oktober 2015

Pembekalan KKP



Perancangan Iklan Promosi
AMIK Wahana Mandiri
Menggunakan Adobe Flash


ABSTRAK

            Dizaman yang serba modern seperti saat ini,  dimana perkembangan teknologi semakin pesat, kita sebagai pengguna teknologi secara langsung akan mengikuti perkambangannya. Demikian pula dengan adanya media periklanan yang saat ini sudah memiliki cara yang berteknologi tinggi. Maka dari itu kita harus bisa lebih kreatif dalam mengembangkan sebuah ide dalam system periklanan. Oleh karenanya penulis membuat Perancangan Iklan Promosi AMIK Wahana Mandiri Menggunakan Adobe Flash dikarenakan setelah adanya pengamatan bahwa pada system pengiklanan Kampus AMIK Wahana Mandiri ini  banyak yang masih menggunakan media yang berupa brosur, banner, dan  spanduk yang sekiranya masih belum bisa menyentuh luas kepada masyarakat yang jauh dalam pengiklanan nya. Dan melihar dari sisi inilah maka penulis tertarik untuk membuat system Perancangan Iklan Promosi AMIK Wahana Mandiri Menggunakan Adobe Flash dengan dengan tujuan iklan ini bias sampai dengan baik dan menarik dihati para masyarakat dan juga calon Mahasiswa/I kampus AMIK Wahana Mandiri.



Kata Kunci :
Teknologi
System
Perancangan
Iklan
Adobe Flash
Amik Wahana Mandiri

















BAB I
PENDAHULUAN

        A. Latar Belakang Masalah

            Perkembangan teknologi informasi yang saat ini sudah berkembang pesat terlebih dalam perkembangan pada media komputer membuat kita sebagai pengguna secara langsung dituntut untuk lebih kreatif, Melihat dari perkembangan teknologi informasi yang sudah pesat ini , maka dapat disimpulkan bahwa kebutuhan teknologi sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia dalam segala bentuk kebutuhan nya, baik berupa pendidikan, bisnis ataupun sekedar berita . Perkembangan Teknologi Informasi bukan hanya menjadi kebutuhan akan tetapi sudah menjadi gaya hidup dalam zaman sekarang ini.

            Perkembangan teknologi inilah yang mengharuskan kita sebagai pengguna  mengikuti perkembangan teknologi dan terus meningkatkan kemampuannya didalam mengelola data-data dan informasi yang lebih akurat dan efisien. Begitu pula suatu instansi baik instansi pemerintahan atau pendidikan sekalipun membutuhkan suatu sistem informasi yang mendukung kebutuhan instansi pemerintahan dalam menciptakan efisiensi dan efektifitas kerja maupun dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.b Salah satu lembaga pendidikan yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat adalah pada kampus AMIK Wahana Mandiri.

            Pembuatan Iklan Promosi AMIK Wahana Mandiri Menggunakan Adobe Flash meruapakan media periklanan yang dirancang untuk memberikan informasi mengenai seluruh kegiatan dan system yang ada di dalam Kampus Amik Wahana Mandiri. Sehinggan dapat memberikan informasi yang sangat jelas dan menarik untuk masyarakat luas agar lebih mengenal kampus ini .

Jumat, 25 September 2015

Resume Metodologi Penelitian

 

DASAR- DASAR PENELITIAN
  
Pengertian Ilmu dan Proses Berpikir 

Definisi ilmu adalah pengetahuan tentang fakta-fakta, baik natural (eksakta) maupun sosial yang berlaku umum dan sistematik.

Konsep antara ilmu dan berpikiran adalah sama. Dalam memecahkan masalahnya dimulai dari adanya rasa sangsi dan kebutuhan akan suatu hal yang bersifat umum. Kemudian timbul suatu pertanyaan yang khas dan selanjutnya dipilih suatu pemecahan melalui penyelidikan.

Ciri utama dari berpikir adalah adanya unsur logis didalamnya dan ciri kedua dari berpikir adalah adanya unsur analistis di dalam berpikir itu sendiri.

Rasio merupakan sumber utama dari nalar atau sumber dari berpikir. 
Sumber utama dari kebenaran dalam berpikir adalah fakta yang dapat ditangkap melalui pengamatan manusia.
(Menurut Whitney definisi penelitian adalah pencarian atas sesuatu secara sistematis denganpenekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan).

Penelitian adalah suatu penyelidikan yang hati-hati, teratur dan terus menerus untuk memecahkan suatu masalah. Dengan demikian penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran.

Menurut Crawford (1928) penelitian mempunyai beberapa criteria, yaitu :
a. Penelitian harus berkisar disekeliling masalah yang ingin dipecahkan
b. Penelitian harus mengandung unsur-unsur originalitas
c. Penelitian harus didasarkan pada pandangan ingin tahu
d. Penelitian harus dilakukan dengan terbuka
e. Penelitian harus berdasarkan pada asumsi bahwa fenomena mempunyai hukum dan pengaturan
f.  Penelitian berkehendak untuk menemukan generalisasi atau dalil
g. Penelitian merupakan studi tentang sebab akibat
h. Penelitian harus menggunakan pengukuran yang kuat
i. Penelitian harus menggunakan teknik yang secara sadar diketahui

Hubungan Ilmu Pengetahuan, Penelitian dan Kebenaran
Ilmu dan penelitian mempunyai hubungan yang erat. Menurut Almack (1930) hubungan antara ilmu dan penelitian adalah seperti hasil dan proses.

Sedangkan menurut Whitney (1960),penelitian dan ilmu merupakan proses dan hasilnya adalah kebenaran. 

Hubungan antar berpikir,penelitian dan ilmu :
Konsep berpikir,ilmu dan penelitian juga sama. Berpikir seperti halnya dengan ilmu juga proses untuk mencari kebenaran. Kebenaran diperoleh melalui penelitian terhadap suatu fenomena adalah suatu kebenaran yang telah ditemukan melalui proses ilmiah dapat diterima dikarenakan tiga hal, yaitu : 
a. Adanya Koheren : suatu pertanyaan dianggao benar jika pertanyaan tersebut koheren atau konsisten dengan pernyataan yang dianggap benar
b. Adanya koresponden : suatu pernyataan dianggap benar,jika materi pengetahuan yang terkandung dalampernyataan tersebut berhubungan atau mempunyai korespodensi dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
c. Pragmatis yaitu pernyataan dipercayai benar karena pernyataan tersebut mempunyai sifat fungsional (berguna) dalam kehidupan sehari-hari.

Peranan penelitian
Penelitian memegang peranan penting dalam memberikan pondasi atau landasan terhadap tindakan dan keputusan dalam segala aspek pembangunan, tanpa melibatkan banyak sumber daya dan dana dalam bidang penelitian.

Jenis-jenis Penelitian 
1.    Penelitian Dasar (Basic Research),yaitu :
      Pencarian terhadap sesuatu karena ada perhatian dan keingintahuan terhadap hasil suatu aktivitas. Hasil dari penelitian dasar adalah pengetahuan umum dan pengertian-pengertian tentang alam dan hokum-hukum.
2.  Penelitian terapan (Applied Research,practical research), yaitu :
     Penyelidikan yang hati-hati dan sistematik dan terus menerus terhadap suatu    masalah dengan tujuan untuk digunakan segera untuk keperluan tertentu. Hasi penelitian ini adalah aplikasi baru dari penelitian yang telah ada. Penelitian-penelitian terapanlah yang akan memerinci penemuan penelitian dasar untukkeperluan praktisdalam bidang-bidang tertentu.




Jenis-jenis penelitian yang lain adalah :
1.    Penelitian ilmu social
Suatu proses yang terusmenerus,kritisdan terorganisasi untukmengadakan analisa dan memberikan intepretasi terhadap fenomena sosialyang mempunyai hubungan saling kait-mengait.
2.    Penelitian ilmu natura
Pada penelitian ini datanya eksak atau pasti, menggunakan alat pengukur yang ampuh dan metode yang teruji dalammemecahkanmasalah serta unit pengukurannya lebih sempurna.





Kriteria peneliti Whitney (1960) memberikan beberapa criteria yang harus dipunyai oleh peneliti, yaitu :
1.            Daya nalar
2.            Originalitas
3.            Daya ingat
4.            Kewaspadaan
5.            Akurat
6.            Konsentrasi
7.            Dapat bekerjasama
8.            Kesehatan
9.            Semangat
10.         Pandangan moral

Jumat, 22 Mei 2015

KOMUNIKASI



Komunikasi adalah keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, dimana dapat kita lihat komunikasi dapat terjadi pada setiap gerak langkah manusia. Manusia adalah makhluk sosial yang tergantung satu sama lain dan mandiri serta saling terkait dengan orang lain dilingkungannya. Satu-satunya alat untuk dapat berhubungan dengan  orang lain dilingkungannya adalah komunikasi baik secara verbal maupun  non verbal.
Komunikasi berasal dari kata Latin  Communicare atau Communis yang berarti  sama  atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti  kita berusaha agar  apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.

Beberapa definisi komunikasi: 
a.  Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh  pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi  (Astrid)
b. Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G)
c. Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981)
d. Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W) 
E. Komunikasi  adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain, komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi).
 
Tujuan Komunikasi :
Hewitt (1981), menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut:
1.     Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
2.     Mempengaruhi perilaku seseorang
3.     Mengungkapkan perasaan
4.     Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
5.     Berhubungan dengan orang lain
6.     Menyelesaian sebuah masalah
7.     Mencapai sebuah tujuan
8.     Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
9.     Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orng lain

Proses Komunikasi :
Komunikasi merupakan suatu proses yang mempunyai komponen dasar  sebagai berikut : Pengirim Pesan, Penerima Pesan, Pesan.

A. Pengirim Pesan :  orang yang mempunyai ide  untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan   dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan  atau diekspresikan  oleh pengirim pesan.  Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.
      Materi pesan dapat berupa :
a.       Informasi
b.      Ajakan
c.       Rencana kerja
d.      Pertanyaan dan sebagainya 

B. Simbol :  pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat       dipahami oleh  orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan  penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.

C. Media : alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar,  papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan  yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb.

D. Mengartikan Kode : setelah  pesan diterima  melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka  si penerima pesan  harus dapat mengartikan  simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti /dipahaminya.

E. Penerima Pesan :  pesan adalah orang yang dapat memahami pesan  dari sipengirim  meskipun dalam bentuk code/isyarat  tanpa mengurangi arti pesan  yang dimaksud oleh pengirim

F. Balikan : isyarat atau tanggapan yang berisi  kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting  bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan langsung  yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak
Balikan yang diberikan oleh orang lain  didapat dari pengamatan pemberi balikan  terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan  menggambarkan perilaku penerima pesan  sebagai reaksi  dari pesan  yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan  kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.

G. Gangguan : bukan merupakan bagian dari proses komunikasi  akan tetapi mempunyai pengaruh dalam  proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah  hal yang  merintangi atau menghambat  komunikasi  sehingga penerima salah menafsirkan pesan  yang diterimanya.
 
Komunikasi mempunyai  dasar sebagai berikut: Niat, Minat,  Pandangan, Lekat, Libat.

Niat menyangkut :Apa yang akan disampaikan, siapa sasaran nya, Apa yang akan disampaikan, Kapan Akan Disampaikan.
Minat, ada dua factor yang mempengaruhi yaitu:
Faktor obyektif   : merupakan rangsang yang kita terima
Faktor subyektif : merupakan faktor yang menyangkut diri si penerima   stimulus
Pandangan, merupakan makna dari informasi yang disampaikan  pada sasaran, menafsirkan informasi yang diterima tergantung pada pendidikan, pekerjaan, pengalaman dan kerangka pikir seseorang.
Lekat, merupakan informasi yang disimpan oleh si penerima.
Libat, merupakan keterlibatan panca indera sebanyak-banyaknya.

Dasar Komunikasi :
Pada dasarnya komunikasi digunakan untuk menciptakan atau meningkatkan aktifitas hubungan antara manusia atau  kelompok
Jenis komunikasi terdiri dari:
1.     Komunikasi verbal dengan kata-kata
2.     Komunikasi non verbal disebut dengan bahasa tubuh

1.     Komunikasi Verbal mencakup aspek-aspek berupa ;
a.       Vocabulary (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b.      Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif  dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
c.       Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan  secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya  bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
d.      Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan  stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan  satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e.       Singkat dan jelas. Komunikasi  akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
f.       Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang  bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.

2.     Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata  dan komunikasi non verbal memberikan arti  pada komunikasi verbal.
Yang termasuk komunikasi non verbal :
a.       Ekspresi wajah  
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.
b.      Kontak mata, merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi  atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan  bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata  juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
c.       Sentuhan  adalah bentuk komunikasi personal  mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan  seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang  atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
d.      Postur tubuh dan gaya berjalan. Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e.       Sound (Suara). Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan  juga salah satu ungkapan  perasaan  dan pikiran  seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi  non verbal lainnya  sampai desis  atau suara  dapat menjadi pesan yang sangat  jelas.
f.       Gerak isyarat, adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi  seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan  selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan  stress  bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress