Kekuasaan dan Politik
Kekuasaan adalah
: Kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain , mengubah peristiwa,
mengatasi perlawanan sehingga orang lain melakukan hal yang bahkan hal itu
adalah yang tidak ingin mereka lakukan.
Kekuasaan adalah
: tidak menuntut kompabilitas tujuan, sekedar menuntut ketergantungan, riset
cenderung bidang umum dan fokus pada taktik memperoleh kepatuhan
Kekuasaan formal
: kekuasaan yang didasarkan pada posisi seorang individu dalam suatu
organisasi. Hal ini mencakup kekuasaan koersif, kekuasaan imbalan, kekuasaan
legitimasi
Kekuasaan
pribadi : kekuasaan yang berasal dari krakteristik individual yang unik yaitu
mencakup kekuasaan keahlian,kekuasaan rujukan
Dasar-dasar Kekuasaan : kekuasaan paksaan, kekuasaan
imbalan, kekuasaan sah, kekuasaan pakar, kekuasaan rujukan
Taktik kekuasaan
: Nalar, keramahan, koalisi, tawar menawar, ketegasan, otoritas lebih tinggi,
sanksi
Kepemimpin
adalah : menuntut keseuaian tujuan pemimpin pengikutnya, berpengaruh ke
bawahan, meminimalkan pengaruh kesamping
dan keatas , riset cenderung pada gaya kepemimpinan
Politik adalah :
Kekuasaan dalam tindakan
Pelaku Politik :
kegiatan yang tidak diminta sebagai bagian dari peran formal sesorang dalam
organisai tetapi yang mempengaruhi atau
mencoba mempengaruhi atau mencoba mempengaruhi distribusi keuntungan dan
kerugian di dalam organisasi
Faktor individu
pendorong perilaku politik :pemantaua dari yang tinggi, memiliki kendali
internal, memiliki kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan, investasi organisasi,
alternatif pekerjaan yang dipahami , harapan sukses
Faktor
Organisasional : realokasi sumberdaya, kesempatan promosi, kepercayaan rendah, kedwiartian
peran, sistem evaluasi tidak jelas, zero sum, pengambilan keputusan demokrasi,
tekanan kinerja tinggi, manajer senior swalayan
Manajemen kesan
adalah : proses yang ditempuh individu dalam upaya mengendlikan kesan orang
lain mengenai dirinya
Teknik Manajemen
kesan : kesesuaian , dalihm apologi, penyambutan gembira, penyanjungan ,
menolong, asosiasi
Perilaku Politik
Efektif : rangkai argumen dalam bentuk
tujuan , kembangkan citra yang benar, dapatkan kendali terhadap sumberdaya
organisasional, buatlah diri sendiri tampak sangat diperlukan , tampillah,
kembangkan sekutu yang berkuasa, hindari anggota yang tercemar, dukunglah
atasan