Rabu, 29 April 2015

Tugas Kecakan Antar Personal "Thema : Kekuasaan dan Politik"



Kekuasaan dan Politik
Kekuasaan adalah : Kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain , mengubah peristiwa, mengatasi perlawanan sehingga orang lain melakukan hal yang bahkan hal itu adalah yang tidak ingin mereka lakukan.

Kekuasaan adalah : tidak menuntut kompabilitas tujuan, sekedar menuntut ketergantungan, riset cenderung bidang umum dan fokus pada taktik memperoleh kepatuhan

Kekuasaan formal : kekuasaan yang didasarkan pada posisi seorang individu dalam suatu organisasi. Hal ini mencakup kekuasaan koersif, kekuasaan imbalan, kekuasaan legitimasi

Kekuasaan pribadi : kekuasaan yang berasal dari krakteristik individual yang unik yaitu mencakup kekuasaan keahlian,kekuasaan rujukan

Dasar-dasar  Kekuasaan : kekuasaan paksaan, kekuasaan imbalan, kekuasaan sah, kekuasaan pakar, kekuasaan rujukan

Taktik Kekuasaan yang sebaikya dipilih : pengaruh keatas, pengaruh ke bawah, pengaruh ke samping

Taktik kekuasaan : Nalar, keramahan, koalisi, tawar menawar, ketegasan, otoritas lebih tinggi, sanksi

Kepemimpin adalah : menuntut keseuaian tujuan pemimpin pengikutnya, berpengaruh ke bawahan, meminimalkan pengaruh kesamping  dan keatas , riset cenderung pada gaya kepemimpinan

Politik adalah : Kekuasaan dalam tindakan

Pelaku Politik : kegiatan yang tidak diminta sebagai bagian dari peran formal sesorang dalam organisai tetapi yang mempengaruhi  atau mencoba mempengaruhi atau mencoba mempengaruhi distribusi keuntungan dan kerugian di dalam organisasi

Faktor individu pendorong perilaku politik :pemantaua dari yang tinggi, memiliki kendali internal, memiliki kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan, investasi organisasi, alternatif pekerjaan yang dipahami , harapan sukses

Faktor Organisasional : realokasi sumberdaya,  kesempatan promosi, kepercayaan rendah, kedwiartian peran, sistem evaluasi tidak jelas, zero sum, pengambilan keputusan demokrasi, tekanan kinerja tinggi, manajer senior swalayan

Manajemen kesan adalah : proses yang ditempuh individu dalam upaya mengendlikan kesan orang lain mengenai dirinya

Teknik Manajemen kesan : kesesuaian , dalihm apologi, penyambutan gembira, penyanjungan , menolong, asosiasi

Perilaku Politik Efektif  : rangkai argumen dalam bentuk tujuan , kembangkan citra yang benar, dapatkan kendali terhadap sumberdaya organisasional, buatlah diri sendiri tampak sangat diperlukan , tampillah, kembangkan sekutu yang berkuasa, hindari anggota yang tercemar, dukunglah atasan

Jumat, 17 April 2015

Menuju Indonesia Baru
Gerakan disiplin Nasional : Budaya bersih, Budaya kerja, Budaya Tertib
 
Membangun Organisasi
1. Merumukan Visi yang merupakan gambaran masa depan yang diinginkan organisasi
2. Merumuskan Misi yang merupakan pokok organisasi dan merupakan upaya yang harus dilakukan agar memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan
3. Keyakinan  merupakan daya dorong bagi semua anggota organisasi dalam melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab
4. Budaya kerja merupakan ciri khas bagi sebuah organisasi dan pembeda dengan ornasisasi lain nya

Prinsip Budaya Kerja Organisasi
1. Kegiatan BKO adalah bekerja dalam satu sistem
2. BKO merupakan mata rantai dari proses dan tiap kegiatan nya berkaitan dengan proses lain nya
3. Kekutan rantai proses tergantung pada mata rantai terlemah dan berpengaruh terhadap produk akhir
4. Harus melakukan perbaikana setiap saat

Perbaikan Mutu Kerja Berkesinambunngan
1. Plan
2. Do
3. Check
4. Action

Peran dan Fungsi Budaya Kerja
1. Memberi ciri khas organisasi suapay berbeda dari yang lain
2. Membangun rasa identitas organisasi
3. Membina komitmen kelompk diatas kepentingan pirbadi
4. Melandasi sikap dan prilaku kerja
5. Memberikan suasana psikologis yang kondusif
6. Pedoman kerj abagi semua anggota

Nilai Semangat Kerja
a. Integritas Moral (bekerja penuh dedikasi , jujur, menjaga kehormatan)
b. Profesionalisme (Bekerja bertanggung jawab, efektif, efisien, disiplin)
c. Kepuasaan Pelanggan (Memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan)
d. Keteladanan (Menjadi contoh , panutan dan penuh pengabdian)
e. Keterbukaan (Mengeembangkan diri , kerja sama dengan siapapun)

Manfaat Budaya Kerja Organisasi
1. Menyukai kebebasan berkreasi, bertukar pengalaman dan terbuka bagiu gagasan baru
2. Memecahkan masalah secara kratif, sisitematik
3. Keseimbangan hubungan antara Intrapersonal dan Interpersonal
4. Berwawasan luas dan lebih sensitif terhadap lingkungan, alama, spiritua, budaya , ekonomi, sosial, politik, dan sumber daya alam lain nya
5. Berprinsip Life Long Education

Beberapa penyakit dalam Manajemen / Administrasi
1. Tidak ada persaamaan Visi dan Misi, Tujuan , dan Nilai antar anggota dalam Organisasi
2. Tidak adanya arah strategi
3. Hubungan tidak terbuka di dalam SDM
4. Gaya manajemen nya kurang tepat
5. Rendahnya keterampilan SDM
6. Kepercayaan rendah
7. Integritas Moral tidak ada



Jumat, 03 April 2015

Contoh Permainan Kerjasama (Kelompok) 

1. Moon Ball
Bola plastic berukuran sedang satu persatu akan di lempar ke atas oleh energizer, dimana seluruh peserta berkoordinasi selama mungkin agar balon ini tidak menyentuh tanah.

2. Pisang dan Mangga
Permainan ini menuntut konsentrasi dari peserta, dimana akan diberikan instruksi untuk menanamkan didalam benak dan pikiran mereka terhadap satu benda tertentu, contoh pisang dan mangga. Permainan ini menjadi menarik apabila satu peserta yang sedang mengimaginasikan pisang bertemu dengan imaginasi manga.

3. Mind Toss a Name
Peserta akan memilih 2 orang teman dalam kelompok tetapi hanya didalam pikiran mereka saja.  Kemudian masing2 dari mereka harus berada di antara atau ditengah-tengah 2 orang yang sudah mereka pilih tadi.

4. Picture of Team
Kelompok akan diberikan satu lembar kertas karton berukuran besar dan 1 buah spidol, pada permainan ini fasilitator akan memberikan waktu sebanyak 3 -5 menit untuk mendiskusikan apa kira-kira gambar yang akan mereka buat. Ketentuan dari permainan ini adalah dimana masing-masing peserta hanya diperbolehkan memberikan satu coretan, demikian seterusnya sampai tiba kembali gilirannya untuk mencoret.

5. Dum Dum Dah Dah
Sesi permainan ini untuk menambah daya ingat dan konstrasi peserta. Dimana fasilitator akan memandu gerak dan irama dan harus diikuti secara serempak oleh peserta yang ada.

6. Balloon Train
Peserta berdiri satu baris kemudian masing-masing peserta akan dibekali balon karet kemudian ditiup dengan ukuran sedang, setelah itu balon di tempel ke dada dan punggung. Kemudian berjalan mengikuti fasilitator atau berjalan mengikuti suara tertentu. Contoh: bunyi peluit atau tepung tangan sampai pada tujuan tertentu. Adapun haling rintang yang disediakan berupa, turunan, tanjakan, silang pohon, got kecil yang harus dilalui oleh peserta.

7. Blind Alcatraz
Disediakan 6 x 6 kotak seukuran lebar badan. Dimana peserta harus menyebrang dari titik start sampai dengan finish dengan mata tertutup. Dimana akan ditunjuk salah satu peserta untuk mengarahkan jalur yang harus dilalui tanpa menginjak bentangan2 pembatas tadi. Apabila ada yang menginjak garis pembatas makan peserta tersebut dinyatakan gagal dan mengurangi point penilaian.
 
8. Jatuh Tangkap
Peserta diinstruksikan membentuk dua banjar secara berpasang-pasangan di depan dan belakang. Peserta yang didepan akan menjatuhkan badannya dengan kaki rapat dan tangan melipat didada. Sementara para peserta yang dibelakang sudah siap dengan pasang kuda-kuda untuk menangkap pasangannya. Instruksi peserta yang akan menjatuhkan dirinya adalah SIAP JATUH, ketika ada aba-aba SIAP TANGKAP dari pasangan nya yang di belakang maka dengan penuh kepercayaan diri, peserta didepan menjatuhkan diri ke belakang.
 
9.  People Pass
Permainan ini membutuhkan kepercayaan dan kesigapan tingkat tinggi dari masing-masing peserta, dimana peserta akan membentuk 1 banjar kebelakang. Kemudian peserta yang paling depan akan diangkat kemudian di alirkan kebelakang dengan posisi tidur menghadap ke atas dan akan ditopang oleh peserta2 yang lain sampai dengan ujung belakang, demikian seterusnya.
 
10.  Go Home
Disediakan tong atau drum besar dan dengan berpegangan tangan erat peserta akan di berikan insruksi untuk saling menarik satu dan yang lainnya untuk diupayakan menyentuh tong atau drum tadi. Diusahakan masing-masing peserta untuk menghidar dari dorongan atau tarikan peserta yang lain. Tetapi jika ada yang bertabrakan atau menyentuh tong tadi maka satu persatu peserta meninggalkan lingkaran.